«

»

Jul 27

Pimpinan Baru SPI 2018-2022

Di antara 27 pejabat yang dilantik Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D. Rabu (25/7/2018) adalah dua Pejabat Satuan Pemeriksa Intern (SPI), yakni Ketua Drs. Sutikno, M.Pd.I, dan Sekretaris Drs. Achmad Yasin, M.Ag. Keduanya menjabat sebagai pimpinan SPI periode 2018-2022.

Saat memberikan ucapan selamat usai pelantikan, Kepala SPI tergantikan Fadjrul Hakam Chozin meminta kedua pejabat baru langsung ke kantor SPI lantai 5 Gedung Twin Towers. Hakam juga meminta kedua isteri menyertai.

Di ruang pimpinan SPI, didampingi Sekretaris tergantikan Dr.Khorriyatul Khotimah, M.Psi., Hakam menyambut dua pejabat baru penuh kehangatan. “Selamat datang, ini kantor Anda,” ujar Hakam sambil menjabat erat tangan Sutikno. Hakam bahkan mempersilakan Sutikno langsung duduk di kursi Kepala.

Ketika memeperhatikan kedua pejabat juga para isteri terkesan kepanasan, Hakam buru-buru menyatakan, “Ruang ini memang paling hangat, dan cenderung panas di antara semua ruang Gedung Twin Towers. Saya tidak tahu mengapa. Sudah beberapa kali komplain dan diperbaiki, tetap saja panas. Mungkin pengaruh aura jabatan”. Semua yang hadir tertawa.

Usai bincang santai di ruang pimpinan, Hakam dan Khotim mempersilakan kedua pejabat baru bersama isteri ke ruang rapat. Dalam pembicaraan resmi, Hakam sekali lagi mengucapkan selamat kepada Pak Sutikno telah dipilih Rektor sebagai Ketua dan Pak Yasin sebagai Sekretaris SPI.

“Ini lembaga strategis dalam struktur organisasi UINSA,” ujar Hakam.  “Dan SPI UINSA menjadi kiblat sebagian besar SPI PTKIN. Saat menjadi counter part, pada umumnya kinerja SPI mendapat pujian pemeriksa, baik BPK, Inspektorat Jenderal, maupun Kantor Akuntan Publik”.

Lebih lanjut Hakam menyatakan tidak ingin menunda serah serima jabatan. “Saat ini juga saya menyerahkan jabatan pimpinan SPI, kewenangan, hak dan kewajiban, ” ujarnya. Mobil dinas sudah dikembalikan pada Bagian Umum sehari sebelumnya, dan saat yang sama Hakam memberi memo kepada Pejabat Pembuat Komitmen agar menarik kembali Surat Perjalanan Dinas ke Bandung atas nama dirinya.

“Tugas Pak Tikno yang pertama adalah menghadiri Undangan Dirjen Pendis di UIN Sunan Gunung Jati Bandung,” ujar Hakam. “Silakan diurus surat di Bagian Umum”.

Karena pimpinan baru akan langsung keluar kota, Hakam menjanjikan Senin (30/7) akan melakukan transfer knowledge tugas dan fungsi SPI berikut program tahun 2018. Sedangkan serah terima jabatan secara publik akan dilaksanakan Jumat (3/8) bersamaan acara rutin yang diiniasi SPI, pembacaan Surat Yasin, istighosah, dan sarapan bareng.

Sementara itu Khotim mengingatkan tiga pekerjaan terdekat yang harus mendapat perhatian. Pertama, mengkoordinasikan pemenuhan data capaian kinerja UINSA semester I 2018 dan capaian kinerja 2017 permintaan dari Kementerian Keuangan. Kedua, menyelesaikan Kontrak Kerja Unit sekaligus mempersiapkan monitoring capaian IKU semester I. Ketiga, segera melaksanakan kegiatan audit oleh Kantor Akuntan Publik.

“Ada satu hal lagi sangat penting diperhatikan, menjaga integritas. Selain itu SPI harus berusaha menjadi contoh kepatuhan pada peraturan dan implementasi Good University Governance “.

Pertemuan dengan calon Sekretaris sebelum pelantikan

Bincang Santai Dengan Pimpinan Baru SPI 2018-2022

Simbol harmoni penyerahan tugas